Minggu, 08 Juli 2012
Liver Bird Liverpool
Lambang 'Liver Bird' pertama kali muncul di seragam Liverpool FC pada
partai final Piala FA tahun 1950. Lambang yang secara signifikan telah
menjadi bagian dari perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool
ini mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi 1955/56 dimana
gambar 'Liver Bird' berada di dalam lingkaran ouval dan tulisan L.F.C
berada di bawah 'Liver Bird'. Lambang versi ini bertahan sampai tahun
1968.
Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk memperkenalkan lambang klub
yang lebih modern. Lambang 'Liver Bird' langsung disulam ke seragam
pemain dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki 'Liver Bird' dan
menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan sampai tahun 1987,
dimana pada tahun 1985 sponsor seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.
Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka lambang Liverpool pada
tahun 1987 mengalami perubahan yang ke 3. Lambang 'Liver Bird' kembali
berada di dalam tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi
kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah 'Liver Bird' tidak
di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun 1992, dimana Liverpool FC
akan mengadakan perayaan hari jadi yang ke 100 tahun.
Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub mengalami
perubahan yang cukup signifikan. Penambahan ornamen 'Shankly Gates'
dengan tulisan 'You'll Never Walk Alone' di atas tameng 'Liver Bird'
dimaksudkan untuk mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah
menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam tameng terdapat
tulisan Liverpool Football Club 100 tahun dan lambang 'Liver Bird'.
Kemudian di bawah tameng ada tulisan angka 1892-1992.
Bob Paisley
Robert "Bob" Paisley OBE (23 Januari 1919 — 14 Februari 1996) adalah pesepak bola Inggris yang menjadi salah satu manajer tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris ketika menjadi manajer Liverpool Football Club diera 1970an hingga 1980an, satu-satunya tim yang pernah ditanganinya.
Hubungannya dengan Liverpool FC berlangsung kurang lebih selama setengah abad termasuk kontribusinya buat klub diantaranya, pertama sebagai pemain, kemudian sebagai physiotherapist dan pelatih, dan akhirnya menjadi manajer. Dalam 9 tahun kariernya sebagai manajer antar kurun waktu 1974 hingga 1983, dia berhasil merebut 6 juara liga, 3 tropi juara eropa, 1 tropi Piala UEFA, dan 3 trophi Piala Liga, 5 Community Shields dan 1 kali juara Piala Super Eropa.
Hubungannya dengan Liverpool FC berlangsung kurang lebih selama setengah abad termasuk kontribusinya buat klub diantaranya, pertama sebagai pemain, kemudian sebagai physiotherapist dan pelatih, dan akhirnya menjadi manajer. Dalam 9 tahun kariernya sebagai manajer antar kurun waktu 1974 hingga 1983, dia berhasil merebut 6 juara liga, 3 tropi juara eropa, 1 tropi Piala UEFA, dan 3 trophi Piala Liga, 5 Community Shields dan 1 kali juara Piala Super Eropa.
Bill Shankly
William "Bill" Shankly, OBE (lahir di Skotlandia, 2 September 1913 – meninggal 29 September 1981 pada umur 68 tahun) adalah salah satu manajer tersukses dan dihormati di Britania.
Latar Belakang
Shankly lahir di East Ayrshire sebuh daerah di Glenbuck, Skotlandia, dalam keluarga yang terdiri dari 10 anak. Dia menjadi salah satu dari lima bersaudara yang memilih menjadi pemain sepak bola profesional. Kakaknya Bob Shankly (1910 - 1982) juga menjadi manajer sepak bola yang sukses, menangani Dundee menjadi juara di Liga Skotlandia di 1962.
Latar Belakang
Shankly lahir di East Ayrshire sebuh daerah di Glenbuck, Skotlandia, dalam keluarga yang terdiri dari 10 anak. Dia menjadi salah satu dari lima bersaudara yang memilih menjadi pemain sepak bola profesional. Kakaknya Bob Shankly (1910 - 1982) juga menjadi manajer sepak bola yang sukses, menangani Dundee menjadi juara di Liga Skotlandia di 1962.
Bill Shankly dikenal Sebagai pribadi yg keras &
ekstrovert, Shankly kerap melontarkan ucapan sesuai kata hatinya dan
yang paling dikenang diantaranya :
"Beberapa
orang mengatakan sepak bola adalah masalah hidup dan mati. Terus
terang, saya kecewa dengan sikap seperti itu. Saya bisa memastikan
kepadamu, ini (sepak bola) sangat lebih penting dibandingkan itu semua." - BILL SHANKLY
"Beberapa
kesuksesan di sepak bola terjadi dalam pikiran. Kamu harus percaya
bahwa kamulah yang terbaik dan memastikan hal itu. Sepanjang waktu di
Liverpool, saya selalu mengatakan, ada dua tim terbaik di Merseyside,
Liverpool dan tim cadangan Liverpool." - BILL SHANKLY
"Ini merupakan permainan
selama 90 menit. Namun, aku selalu membiasakan (pemain) berlatih selama
180 menit. Jadi, ketika bunyi panjang berbunyi di akhir pertandingan,
saya bisa bermain lagi untuk 90 menit yang lain." - BILL SHANKLY
Kenny Dalglish
Kenneth Mathieson "Kenny" Dalglish MBE (lahir di Dalmarnock, Glasgow, Skotlandia, 4 Maret 1951; umur 61 tahun) adalah seorang manajer dan mantan pemain sepak bola asal Skotlandia. Jabatan terakhir yang ia duduki adalah sebagai manajer Liverpool dari Mei 2011 hingga Mei 2012.

Dalglish memperoleh kesuksesan bersama Celtic pada era 1970an dan bersama klub liga Inggris Liverpool pada tahun 1970an dan 1980an. Dia adalah pemain pertama yang dapat mencetak 100 gol di liga Inggris dan Liga Skotlandia. Pada 8 Januari 2011 dia bekerja sebagai manajer Liverpool sampai akhir musim menggantikan Roy Hodgson. Pada 16 Mei 2012, Dalglish mundur dari jabatannya sebagai manajer Liverpool.
Dalglish memperoleh kesuksesan bersama Celtic pada era 1970an dan bersama klub liga Inggris Liverpool pada tahun 1970an dan 1980an. Dia adalah pemain pertama yang dapat mencetak 100 gol di liga Inggris dan Liga Skotlandia. Pada 8 Januari 2011 dia bekerja sebagai manajer Liverpool sampai akhir musim menggantikan Roy Hodgson. Pada 16 Mei 2012, Dalglish mundur dari jabatannya sebagai manajer Liverpool.
Dietmar Hamann
Dietmar "Didi" Hamann (lahir di Waldsassen,Bavaria, Jerman, 27 agustus 1973 ; umur 38 tahun) adalah pemain sepak bola asal Jerman yang saat ini sudah pensiun dan pernah memperkuat The Reds Liverpool sejak debut pada tahun 1999 hingga 2006 dan telah meraih beberapa gelar juara dengan klub asal kota pelabuhan di Inggris. Ia dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia, bermain dengan tenang dan solid dalam pertahanannya.

Hamann menjadi pemain Liverpool pertama sejak Roger Hunt(1966) yang bermain dalam final Piala Dunia 2002, ketika Jerman bertemu dengan[[Brazilian Brazil. Hamann telah bermain sebanyak 51 kali dan mencetak 4 gol bagi Jerman selain itu dia juga termasuk dalam skuat jerman dalam Piala Dunia 1998, Piala Eropa 2000, Piala Dunia 2002, dan Piala Eropa 2004.
Hamann menjadi pemain Liverpool pertama sejak Roger Hunt(1966) yang bermain dalam final Piala Dunia 2002, ketika Jerman bertemu dengan[[Brazilian Brazil. Hamann telah bermain sebanyak 51 kali dan mencetak 4 gol bagi Jerman selain itu dia juga termasuk dalam skuat jerman dalam Piala Dunia 1998, Piala Eropa 2000, Piala Dunia 2002, dan Piala Eropa 2004.
Djibril Cissé
Djibril Aruun Cissé (lahir di Arles, Perancis, 12 Agustus 1981; umur 30 tahun) adalah pemain sepak bola berkebangsaan Perancis yang bermain sebagai Penyerang untuk Queens Park Rangers di Liga Primer Inggris
Cissé mengawali karier saat berusia 8 tahun, tahun 1989 sebagai pemain akademi sepak bola Arles-Avignon. Tujuh tahun kemudian, ia bergabung dengan akademi sepak bola Nimes Olympique selama enam bulan, sebelum bergabung dengan tim yunior Auxerre. Setelah dua tahun, Cissé berhasil menembus tim utama klub tersebut pada tahun 1998. Selama enam musim membela Auxerre, ia berhasil mencetak 90 gol dari 166 kali penampilan di semua kompetisi. Ia bergabung dengan Liverpool pada tahun 2004. Bersama Liverpool, ia tampil di 83 pertandingan dan mencetak 26 gol. Cissé kemudian dipinjamkan ke Marseille. Ia berhasil mencetak 15 gol dari 26 kali penampilan sampai akhirnya menjadi pemain permanen milik klub tersebut. Cissé kembali bermain di Liga Primer Inggris kali ini untuk Sunderland pada tahun 2008. Ia berhasil mencetak 11 gol dari 39 kali penampilan. Pada bulan Juni 2009, ia bergabung dengan klub Liga Yunani Panathinaikos, sebelum bergabung dengan Lazio pada bulan Juli 2011. Cissé kemudian bergabung dengan Queens Park Rangers dengan menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun pada 31 Januari 2012.
Cissé mengawali karier saat berusia 8 tahun, tahun 1989 sebagai pemain akademi sepak bola Arles-Avignon. Tujuh tahun kemudian, ia bergabung dengan akademi sepak bola Nimes Olympique selama enam bulan, sebelum bergabung dengan tim yunior Auxerre. Setelah dua tahun, Cissé berhasil menembus tim utama klub tersebut pada tahun 1998. Selama enam musim membela Auxerre, ia berhasil mencetak 90 gol dari 166 kali penampilan di semua kompetisi. Ia bergabung dengan Liverpool pada tahun 2004. Bersama Liverpool, ia tampil di 83 pertandingan dan mencetak 26 gol. Cissé kemudian dipinjamkan ke Marseille. Ia berhasil mencetak 15 gol dari 26 kali penampilan sampai akhirnya menjadi pemain permanen milik klub tersebut. Cissé kembali bermain di Liga Primer Inggris kali ini untuk Sunderland pada tahun 2008. Ia berhasil mencetak 11 gol dari 39 kali penampilan. Pada bulan Juni 2009, ia bergabung dengan klub Liga Yunani Panathinaikos, sebelum bergabung dengan Lazio pada bulan Juli 2011. Cissé kemudian bergabung dengan Queens Park Rangers dengan menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun pada 31 Januari 2012.
Langganan:
Postingan (Atom)